Selasa pagi (7/4/2026), pasar saham Indonesia membuka dengan sinyal optimis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung naik 0,17 persen, mengawali perdagangan di level 7.001,28. Penguatan itu ternyata berlanjut. Hanya dalam hitungan menit, IHSG terdorong lebih tinggi lagi, tepatnya 0,25 persen ke posisi 7.006.
Suasana awal sesi tampak cukup hangat. Dari sekian banyak saham yang bergerak, mayoritas justru berada di wilayah positif. Catat saja: 317 saham menguat, sementara yang melemah cuma 132. Sisanya, 509 saham, tampak diam di tempat. Transaksi awal pun lumayan cair, volumenya mencapai 863 juta saham dengan nilai sekitar Rp372 miliar.
Namun begitu, pergerakan indeks acuan lain tak seragam. Indeks LQ45 dan IDX30 sama-sama sedikit tertekan, masing-masing turun 0,10 persen dan 0,12 persen. Di sisi lain, indeks JII dan MNC36 masih mampu mencatatkan kenaikan tipis, meski cuma 0,03 persen.
Kalau dilihat dari sektornya, mayoritas justru hijau. Energi, konsumer siklikal, sampai keuangan dan kesehatan, semuanya memberi kontribusi positif. Hanya dua sektor yang terlihat lesu: konsumer non-siklikal dan teknologi.
Artikel Terkait
MCOL Gelontorkan Rp265 Juta untuk Eksplorasi Batu Bara di Kuartal I-2026
Triniti Land Group Akan Akuisisi Mayoritas Saham Prime Land untuk Perkuat Bisnis Hospitality
Sido Muncul Bagikan Dividen Rp1,09 Triliun untuk Tahun Buku 2025
IHSG Menguat Tipis, PEGE dan HDFA Melonjak di Atas 34%