Jatim dan Uzbekistan Pererat Kerja Sama Budaya dan Wisata Religi

- Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB
Jatim dan Uzbekistan Pererat Kerja Sama Budaya dan Wisata Religi

Di sisi lain, sambutan hangat Pemprov Jatim mendapat apresiasi dari tamunya. Gubernur Samarkand, Adiz Boboev, menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama yang lebih nyata.

“Kami ingin mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan bersama Jawa Timur,” katanya.

Lalu, apa langkah konkretnya? Pemprov Jatim tak main-main. Mereka langsung melibatkan pelaku industri, seperti agen perjalanan, untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Samarkand. Yang tak kalah penting, isu konektivitas transportasi jadi perhatian serius. Pembukaan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Samarkand atau Tashkent dianggap sebagai peluang yang harus diwujudkan.

“Penguatan konektivitas ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarmasyarakat, khususnya dalam pengembangan wisata religi dan pertukaran budaya,” tutup Khofifah.

Menurut sejumlah saksi, undangan dalam pertemuan itu memang cukup spesifik. Pemprov Jatim sengaja mengundang perwakilan ulama dari pesantren-pesantren yang konsisten mengajarkan hadis shahih Imam Bukhari. Tujuannya jelas, agar pertukaran ilmu bisa lebih langsung. Agen perjalanan juga dilibatkan sejak dini, agar mereka punya gambaran tentang potensi paket wisata religi ke makam Imam Bukhari dan situs-situs bersejarah lainnya di Samarkand.

Editor: Redaksi

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar