Kabar duka datang dari Teheran pada Senin (6/4) pagi. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan bahwa salah satu petingginya, Mayor Jenderal Majid Khademi, tewas dalam sebuah serangan. Menurut mereka, Khademi yang menjabat sebagai kepala organisasi intelijen IRGC itu gugur akibat aksi "teroris kriminal" yang dilancarkan oleh musuh, yakni Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan resmi itu beredar luas melalui saluran Telegram mereka.
“Mayor Jenderal Majid Khademi, kepala Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam yang berpengaruh, gugur dalam serangan teroris kriminal oleh musuh Amerika-Zionis... pada subuh hari ini,”
Begitu bunyi pernyataan itu, seperti dikutip oleh kantor berita AFP. Suasana berkabung langsung menyelimuti ibu kota.
Namun, korban jiwa ternyata jauh lebih besar dan tragis. Serangan udara yang dilaporkan menggempur beberapa wilayah itu tidak hanya menargetkan figur militer. Laporan dari lapangan menyebutkan puluhan warga sipil menjadi korban. Yang memilukan, setidaknya enam anak-anak empat perempuan dan dua laki-laki di bawah usia sepuluh tahun ikut meregang nyawa.
Artikel Terkait
Mendagri Soroti Perbaikan Inflasi di Tiga Provinsi Pasca-Bencana
Pemerintah Kaji Alih Anggaran untuk Perkuat Program Pemberdayaan Keluarga Miskin
Gangguan Operasional di Daop 5 Purwokerto, KAI Alihkan dan Batalkan Sejumlah Perjalanan Kereta
Polisi Karanganyar Bongkar Praktik Suntik Gas Subsidi 3 Kg ke Tabung Besar