Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti perkembangan positif dari angka inflasi. Kali ini, perhatian tertuju pada tiga provinsi yang sempat dilanda bencana: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurut Tito, inflasi bulanan di ketiga wilayah itu menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Hal ini, dalam pandangannya, bukan sekadar angka statistik belaka. Ada upaya nyata di baliknya. Perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur baik sosial maupun ekonomi ternyata memberi dampak yang cukup signifikan. Upaya itu berkontribusi pada ketersediaan dan pengendalian harga berbagai bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.
Dalam sebuah rapat di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin lalu, Tito menjelaskan lebih lanjut soal preferensinya dalam membaca data inflasi.
"Data inflasi year on year itu oke untuk jadi pegangan, baik secara nasional maupun di mata dunia internasional. Tapi kalau tujuannya untuk mengendalikan inflasi, lebih tepat kita pakai yang month to month," ujarnya.
Artikel Terkait
Mischka Aoki Diterima di Oxford dan Stanford, Rengkuh Lima Universitas Top Inggris
KPK Kaji Dampak Putusan MK yang Batasi Wewenang Hitung Kerugian Negara
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Ujian Berat Lawan Malaysia di Piala ASEAN
Sidang Perdana TNI Terduga Penculik dan Pembunuh Kacab Bank Dimulai, Hakim Beberkan Peran Masing-masing