Api berkobar di sebuah rumah tinggal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu malam lalu. Untuk mengatasi si jago merah, petugas terpaksa mengerahkan tidak tanggung-tanggung: dua puluh dua unit pemadam kebakaran dikirim ke lokasi kejadian.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi di Jalan Tebet Timur IV. Laporan pertama masuk ke petugas damkar sekitar pukul delapan kurang dua menit malam. Perjuangan memadamkan api cukup alot, baru berhasil diredam hampir dua jam kemudian, kira-kira pukul 21.50 WIB.
Dari keterangan resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, penyebabnya diduga kuat akibat korsleting listrik.
"Dugaan penyebab: fenomena listrik," begitu bunyi rilis mereka.
Rumah yang ludes dilalap api itu memiliki luas sekitar 200 meter persegi. Nasib satu kepala keluarga, yang di dalamnya ada empat orang, langsung berubah seketika. Mereka kehilangan tempat tinggal akibat musibah ini.
Operasi pemadaman malam itu melibatkan 95 personel. Mereka bekerja keras mengepung kobaran api dari berbagai sisi.
Lalu, bagaimana kronologi kejadiannya? Semuanya berawal sekitar pukul 19.50 WIB. Seorang warga bernama Angga baru saja keluar rumah ketika matanya menangkap cahaya jingga dan asap tebal dari arah gudang rumah tetangganya, milik Sarimanah. Spontan, warga sekitar berhamburan dan berusaha memadamkan api seadanya dengan alat pemadam ringan.
"Kemudian sebagian warga memadamkan dengan apar lalu Bapak Angga melapor ke Jakarta Siaga 112," jelas keterangan petugas.
Upaya warga tentu saja tak cukup. Mereka butuh bantuan profesional. Untungnya, respons tim damkar terbilang cepat setelah panggilan darurat itu masuk.
Artikel Terkait
Evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Berlangsung, Layanan ke Cikarang Belum Normal
Fraksi Golkar DPR Desak Pengusutan Tuntas Kecelakaan Kereta Api di Bekasi
Bus Transjakarta Dihadang Massa saat Evakuasi Penumpang KRL di Bekasi
RS Polri Identifikasi 10 dari 15 Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur