Korea Selatan Bangun Kapal Selam Nuklir dengan Dukungan AS, Perlombaan Senjata Asia Timur Memanas
Presiden Donald Trump mendukung penuh rencana Korea Selatan untuk mengembangkan dan mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir. Dalam pengumuman resminya, Trump menegaskan bahwa kapal pertama akan dibangun di Philadelphia, Amerika Serikat, menandai babak baru dalam aliansi pertahanan kedua negara.
Dukungan AS dan Respons Korea Selatan
Keputusan Trump disambut positif oleh Seoul. Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back menyatakan bahwa kapal selam nuklir akan secara signifikan memperkuat kemampuan militer negara itu. Langkah ini dinilai penting untuk menandingi keunggulan kapal selam nuklir Korea Utara yang memiliki kecepatan dan daya jelajah lebih unggul dibanding kapal selam konvensional yang saat ini dioperasikan Korsel.
Eskalasi Perlombaan Senjata di Asia Timur
Para ahli memperingatkan bahwa keputusan ini mempercepat perlombaan senjata di kawasan Asia Timur. Andrei Lankov, profesor hubungan internasional di Universitas Kookmin, menyatakan bahwa era perlombaan senjata telah dimulai. Faktor pendorongnya antara lain kekhawatiran sekutu AS terhadap komitmen keamanan Washington, perkembangan militer Korea Utara yang didukung Rusia, dan penguatan militer China yang agresif.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: 37.000 Kendaraan Padati Tol Kalikangkung dalam 12 Jam
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Aiptu Apendra yang Gugur Saat Tugas
Kemnaker Ingatkan Mentor Segera Selesaikan Administrasi untuk Cairkan Uang Saku Magang
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat