Gubernur DKI Pastikan Stok Aman, Sementara Industri Plastik Nasional Terancam PHK

- Senin, 06 April 2026 | 16:15 WIB
Gubernur DKI Pastikan Stok Aman, Sementara Industri Plastik Nasional Terancam PHK

Ketua Umum Asosiasi Produsen Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), Henry Chevalier, membenarkan tekanan itu sangat nyata. Gangguan pasokan, jika berlanjut, akan semakin membebani industri hilir.

“Ada beberapa yang mungkin mereka sudah mengarah ke sana [PHK], tapi, karena mereka masih punya modal, kita coba survive dulu ya,” ujar Henry saat dihubungi pada Minggu (5/4/2026).

“Namun, arah ke sana [PHK] itu sudah ada. Beberapa industri kita yang menggunakan bahan baku plastik sudah mengarah ke situ,” lanjutnya.

Persoalan mendasarnya adalah ketergantungan impor yang masih besar. Kapasitas industri petrokimia dalam negeri, menurut Henry, hanya bisa memenuhi sekitar separuh hingga 60% kebutuhan nasional. Sisanya, sekitar 40-50%, masih harus didatangkan dari luar utamanya dari Timur Tengah dan China.

Dampaknya sudah merembet ke tingkat konsumen biasa. Aphindo mencatat, kenaikan harga bahan baku plastik mulai terasa di pasar. Henry mengingatkan, situasi ini berpotensi memicu inflasi yang lebih luas. Apalagi, daya beli masyarakat saat ini juga sedang tidak kuat-kuatnya.

Jadi, di satu sisi pemerintah daerah menyatakan situasi terkendali. Di sisi lain, data dari lapangan dan pelaku industri justru menunjukkan gelombang kesulitan yang nyata. Kenaikan harga plastik ini mungkin hanya gejala awal dari sebuah masalah rantai pasok yang jauh lebih rumit.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar