Trump punya satu tuntutan yang ia jadikan syarat. Ia menegaskan Teheran harus segera membuka kembali Selat Hormuz, jalur maritim yang jadi urat nadi ekspor energi global, jika ingin menghindari kehancuran total. Akses di selat itu saat ini dibatasi ketat oleh otoritas Iran sebagai bagian dari strategi pertahanan mereka, yang tentu saja memicu kemarahan Washington.
“Buka Selat Hormuz atau kalian akan hidup dalam 'neraka'. Lihat saja!” tegasnya lagi dalam postingan tersebut.
Ketegangan di Timur Tengah memang sudah memuncak. Dan pernyataan Trump yang terang-terangan ini, seperti dilaporkan Anadolu pada Senin (6/4), hanya menambah suasana mencekam. Ancaman terhadap infrastruktur sipil strategis bukanlah hal sepele. Bisa dibilang, ini adalah eskalasi baru yang membawa konflik ke wilayah yang lebih berbahaya dan berisiko tinggi bagi penduduk sipil.
(Kelvin Yurcel)
Artikel Terkait
Mendagri Soroti Perbaikan Inflasi di Tiga Provinsi Pasca-Bencana
Pemerintah Kaji Alih Anggaran untuk Perkuat Program Pemberdayaan Keluarga Miskin
Gangguan Operasional di Daop 5 Purwokerto, KAI Alihkan dan Batalkan Sejumlah Perjalanan Kereta
Polisi Karanganyar Bongkar Praktik Suntik Gas Subsidi 3 Kg ke Tabung Besar