Ketiga prajurit itu adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Mereka gugur di akhir Maret, namun prosesi penghormatan terakhir baru digelar Sabtu, 4 April lalu.
Saat peti jenazah disejajarkan, tangis keluarga pun pecah. Ada yang memeluk erat peti tersebut, seolah tak rela melepas. Adegan haru itu membuat banyak yang hadir ikut tercekat.
Beberapa prajurit berusaha menenangkan keluarga yang larut dalam kesedihan. Perlahan, mereka dibimbing untuk duduk di depan peti jenazah masing-masing. Ruang lounge yang biasanya senyap, saat itu bergema dengan isak tangis.
Usai upacara, ketiga jasa dibawa pulang ke kota asal mereka. Mayor Zulmi dimakamkan di TMP Cikutra Bandung. Sementara, Serka Muhammad Nur Ikhwan beristirahat di TMP Giri Dharmolyo II Magelang, dan Kopda Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Kulon Progo.
Perjalanan terakhir mereka menjadi saksi bisih betapa berat pengorbanan para penjaga perdamaian di negeri orang. Dan kita di sini, hanya bisa mengantar dengan doa.
Artikel Terkait
Truk Beras Terperosok di Kalimalang Picu Macet Parah, Sopir Diduga Tak Fit
Persib Kokoh di Puncak Usai Kalahkan Semen Padang 2-0 Berkat Dua Gol Ramon Tanque
Dua Tukang Parkir Ditangkap Usai Aniaya Marbot 90 Tahun di Bandar Lampung
Fenjiu, dari Kemenangan di San Francisco 1915 hingga Apresiasi Global Masa Kini