"Semoga Madura bisa kembali perform. Madura ada dalam hati saya. Mereka adalah klub pertama saya di Indonesia," ujarnya.
Kata-katanya tulus. Di sisi lain, ia punya harapan yang jelas untuk mantan anak asuhnya itu.
"Semoga bisa keluar dari situasi sulit di zona degradasi."
Pesan singkatnya itu terdengar seperti doa. Sebuah harapan agar klub yang pernah ia pimpin bisa segera bangkit dan menemukan jalan keluar dari tekanan. Kemenangan untuk timnya sekarang, dukungan untuk timnya yang dulu.
Artikel Terkait
Bank Sentral Nigeria Undang KuCoin dalam Program Uji Coba Regulasi Kripto
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang
Sidang Perdana Tiga Prajurit Kopassus Terkait Pembunuhan Kepala Bank
Arus Tol Menuju Jakarta Padat Usai Libur Panjang Paskah