Di sisi lain, dari Vatikan, seruan yang serupa namun dengan nada yang lebih mendunia juga bergema. Paus Leo XIV, dalam Malam Paskah Sabtu lalu, menyampaikan pidato yang cukup menggugah. Ia dengan tegas mengecam berbagai bentuk perpecahan yang merusak tatanan global.
Paus menyerukan terciptanya 'dunia baru yang penuh perdamaian dan persatuan'. Menurutnya, perang, ketidakadilan, serta sikap isolasi antarnegara hanyalah akan membawa dampak buruk bagi semuanya.
Ini bukan kali pertama Paus Leo menyuarakan hal tersebut. Sejak lama, ia aktif mendorong perdamaian, khususnya di kawasan Timur Tengah yang kerap memanas. Bahkan baru-baru ini, kabarnya ia telah berbicara langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Intinya satu: mendesak sang pemimpin untuk mencari 'jalan keluar' dari berbagai konflik yang ada.
Jadi, dari Jakarta hingga Roma, pesannya sama: merindukan perdamaian. Paskah tahun ini seakan diwarnai oleh harapan kolektif itu.
Artikel Terkait
Polres Pelalawan Amankan Pelaku Pembakar Lahan Gambut Seluas 500 Hektare
Pemprov DKI Tegur Kelurahan dan Terbitkan SE Larangan AI untuk Bukti Aduan Warga
Jembatan Beton Akhiri Penantian 15 Tahun Warga Sambeng Boyolali
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron