Pemerintah Thailand secara resmi menuntut permintaan maaf dari Kamboja menyusul insiden ranjau darat di wilayah perbatasan kedua negara. Tuduhan ini muncul setelah seorang prajurit Thailand terluka akibat ledakan ranjau saat melakukan patroli rutin.
Kamboja dengan tegas membantah telah memasang ranjau darat baru seperti yang dituduhkan. Insiden keamanan ini terjadi di sepanjang zona perbatasan yang masih menjadi sumber sengketa antara kedua negara Asia Tenggara tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand menyampaikan permintaan resmi pemerintahnya. "Kami menuntut pihak Kamboja menyampaikan permintaan maaf," tegas Nikorndej Balankura dalam konferensi pers di Bangkok.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Operasi Pendalaman Sungai dari Aceh hingga Sumatera
Korban Tewas Bencana Sumatera Bertambah, 1.157 Jiwa Meninggal Dunia
Sopir Angkot Mabuk Sabu, Tertangkap Basah Usai Bawa Penumpang
Ribuan Pengunjung Serbu Ragunan, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total