"Setelah tidak dikasih, terjadi keributan. Kakak saya dikeroyok tiga orang, saya juga sempat dikeroyok sekitar delapan orang,"
Wahyudin menambahkan, suaranya masih terdengar bergetar.
Aksi brutal itu membuat Dadang terjatuh dan tak sadarkan diri. Keluarga buru-buru membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, semua upaya sudah terlambat. Nyawa Dadang tak bisa diselamatkan.
Kini, hajatan yang seharusnya penuh sukacita itu hanya menyisakan duka. Sebuah desa di Campaka itu berduka, menunggu proses hukum yang diharapkan bisa menegakkan keadilan.
Artikel Terkait
Jembatan Beton Akhiri Penantian 15 Tahun Warga Sambeng Boyolali
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron
KA Siliwangi Tertahan di Cianjur Akibat Banjir Rendam Rel
Yayasan dan BGN Labuhanbatu Gelar Fun Match untuk Pererat Sinergi Dapur MBG