Menurutnya, ada hal mendasar yang kerap luput dari perhatian. Pasukan TNI di sana punya mandat yang jelas: menjaga perdamaian. Mereka bukan pasukan tempur.
Di sisi lain, tekanan untuk evaluasi pun mengemuka. Sugiono secara khusus meminta PBB meninjau ulang prosedur keselamatan bagi seluruh personel UNIFIL di lapangan. Kekhawatiran itu nyata dan mendesak.
Seruan itu menggema di tengah duka. Setiap kabar cedera atau gugurnya prajurit di medan misi bukan sekadar angka. Ia meninggalkan luka, dan pertanyaan yang butuh penyelesaian nyata.
Artikel Terkait
BEI Rilis Daftar Saham dengan Kepemilikan Sangat Terkonsentrasi
Ahli ITERA Pastikan Cahaya Misterius di Langit Lampung adalah Sampah Antariksa
Bernardo Tavares Apresiasi Peningkatan Performa Persebaya Meski Masih Soroti Finishing
Real Madrid Tersungkur di Kandang, Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen LaLiga