TABLOIDBINTANG.COM Drama selalu ada di LaLiga. Minggu ini, dua raksasa Spanyol merasakan nasib yang benar-benar berbeda. Di satu sisi, Real Madrid justru tersandung di kandang sendiri. Mereka takluk 1-2 dari Mallorca, hasil yang nyaris tak terduga.
Manu Morlanes membuka kejutan di menit ke-42. Madrid berusaha bangkit, dan di menit ke-88, Éder Militão yang baru masuk berhasil menyamakan kedudukan. Tapi harapan itu pupus seketika. Vedat Muriqi, di masa injury time, menggagalkan pesta dan memastikan kemenangan sensasional untuk tim tamu.
Kekalahan ini jadi yang kelima bagi Los Blancos. Akibatnya, jarak mereka dengan puncak klasemen kian menganga. Posisi kedua dengan 69 poin terasa tak berarti saat sang rival, Barcelona, terus melesat.
Dan Barcelona memang sedang tak terbendung. Di markas Atletico Madrid, mereka meraih kemenangan penting 2-1. Pertandingan berubah total ketika Nicolas Gonzalez menerima kartu merah jelang turun minum. Bermain dengan sepuluh pemain, Atletico benar-benar terjepit.
Marcus Rashford membuka skor di menit yang sama dengan gol Morlanes di laga lain, menit ke-42. Robert Lewandowski kemudian mengamankan kemenangan tiga menit sebelum waktu normal berakhir. Dominasi Barca terlihat nyata: 23 percobaan tembakan, sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Atletico? Hanya bisa membalas dengan enam percobaan.
Kemenangan ini membuat Barcelona kokoh di puncak dengan 76 poin. Mereka unggul tujuh poin dari Madrid. Dengan sisa delapan laga, peluang mereka untuk juara terbuka sangat lebar. Tapi, jalan masih panjang.
“Setiap pertandingan ke depan adalah final bagi kami,” ujar Hans Flick, pelatih Barcelona, menekankan bahwa perjalanan belum usai. Pertaruhan terbesar tentu El Clásico di Camp Nou pada 11 Mei nanti. Laga yang bisa menentukan segalanya.
Di sisi lain, kekalahan ini praktis mengubur mimpi Atletico Madrid. Tertahan di peringkat empat dengan 57 poin, mereka kini hanya berjarak satu angka dari Villarreal di posisi ketiga. Perburuan gelar untuk tim Diego Simeone sudah berakhir. Fokus mereka kini mungkin sudah beralih untuk mempertahankan tiket Liga Champions musim depan.
Jadi, peta persaingan semakin jelas. Barcelona memegang kendali penuh, sementara Madrid harus berdoa ada keajaiban dan tentu, memenangkan semua laga sisa, termasuk pertemuan langsung nanti. Musim panas di Spanyol dipastikan akan panas oleh ketegangan ini.
Artikel Terkait
Sapi Kurban Lolos dari Ikatan, Berlari ke Jalan Raya di Ciputat Timur
Lonjakan Permintaan Golok Jelang Iduladha, Kampung Pandai Besi di Bandung Raup Berkah Musiman
Sapi Kurban Mengamuk, Tercebur ke Selokan saat Hendak Diberi Makan di Bogor
Dusun Krajan Banjarnegara Kurban 52 Sapi dan 339 Kambing, Warga Gotong Royong Jadi RPH Dadakan