"Kami hadir untuk memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti banjir yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat," ujar Henik.
Ia tak memungkiri, wilayah Pamulang ini memang kerap kebanjiran bila hujan mengguyur dengan intensitas tinggi. Itu sebabnya kesiagaan timnya terus dijaga.
"Kegiatan evakuasi ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam memastikan keselamatan warga serta meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan akibat banjir," tambahnya.
Di sisi lain, pihak Brimob Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Potensi kenaikan debit air masih mungkin terjadi. Mereka meminta warga segera melaporkan kondisi darurat lewat layanan 110. Dengan begitu, bantuan bisa datang tepat waktu sebelum situasi bertambah runyam.
Artikel Terkait
Tiga Daerah di Sulsel Kolaborasi Olah Sampah Jadi Listrik 25 MW
Iran Izinkan Kapal Irak Melintasi Selat Hormuz di Tengah Blokade
Platform X Siapkan Fitur Auto-Lock untuk Cegah Penipuan Kripto
Polisi Buru Preman Diduga Aniaya Tuan Hajatan hingga Tewas di Purwakarta