Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar

- Sabtu, 04 April 2026 | 03:00 WIB
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar

“Makanya, kami minta ketiga SPPG yang terdampak segera memperbaiki fasilitasnya. Tujuannya agar penyaluran MBG ke penerima manfaat tidak sampai terkendala,” tegasnya.

Selama ini, ada empat unit dapur SPPG yang aktif mendistribusikan MBG. Sasaran mereka bukan cuma peserta didik, tapi juga kelompok rentan atau yang sering disebut kelompok 3B meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah perkotaan. Jumlah penerima manfaatnya cukup besar, mencapai 13.114 orang di Kabupaten Kaimana.

Di sisi lain, BGN sendiri tak main-main dengan pengawasan. Pemantauan dan evaluasi dilakukan secara rutin. Penerapan SOP di setiap dapur diperketat. Semua penjamah makanan, misalnya, wajib memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi dari Dinas Kesehatan setempat.

Bahkan untuk posisi kunci seperti koki yang memimpin tiap dapur, sertifikasi profesional juga diwajibkan.

“Sebagian besar sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan,” pungkas Akmal, menutup penjelasannya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar