Untungnya, tidak ada korban jiwa dari penumpang maupun masinis. "Temperan tersebut tidak menimbulkan korban dari pengguna maupun petugas," imbuh Leza. Namun, kejadian ini sempat membuat jalur Bogor-Cilebut macet total. Lintas dari kedua arah terpaksa dihentikan sementara selama proses evakuasi berlangsung.
Baru sekitar pukul 05.30 WIB, semua dinyatakan selesai dan aman. Jalur rel pun dibuka kembali untuk operasional kereta.
Gangguan Beruntun bagi Penumpang
Dampaknya tentu berantai. Evakuasi yang makan waktu itu menyebabkan keterlambatan dan bahkan pembatalan dua perjalanan Commuter Line Bogor di pagi hari. Coba bayangkan, pasti banyak penumpang yang kesal.
Untuk meminimalisir dampak, KAI Commuter terpaksa melakukan rekayasa operasi. Hingga pukul 10.00 WIB, ada 10 perjalanan yang polanya diubah hanya sampai Stasiun Bojonggede atau Depok, lalu balik lagi ke Jakarta Kota.
Yang jadi perhatian lain, sang pengemudi Toyota Innova kabur dari lokasi kejadian. Dia menghilang usai insiden, meninggalkan mobilnya yang ringsek. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dicari.
Artikel Terkait
Pemerintah Terapkan WFH Jumat untuk ASN, Pakar Soroti Manfaat Penghematan Energi
Jokowi Tak Mau Berspekulasi Soal Isu Ijazah Palsu, Serahkan ke Proses Hukum
Pengemudi Ojol Tewas Tertabrak Truk Dump di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara
Studi Ungkap Konsumsi Makanan Ultra-Proses Tingkatkan Risiko Patah Tulang Panggul