Sempat Picu Tsunami, Tapi Kini Peringatan Dicabut
Nah, sebelumnya gempa ini sempat bikin was-was. BMKG sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami untuk Maluku Utara dan Sulut. Dan ternyata, peringatan itu bukan tanpa alasan.
Benar saja, gelombang tsunami terpantau. Di Halmahera Barat, ketinggiannya sekitar 0,3 meter. Sementara di Bitung, alat mendeteksi kenaikan permukaan air laut setinggi 0,2 meter pada pukul 07.15 WITA. Memang kecil, tapi ini bukti potensi itu nyata.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam jumpa pers virtual Kamis lalu sempat menegaskan status siaga.
"Gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Kota Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung," kata Faisal.
"Dengan perkiraan ketinggian antara 0,5 hingga 3 meter."
Namun begitu, kondisi terkini sudah lebih aman. BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami itu. Dalam pernyataan resminya, mereka menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan gempa M 7,6 pada 2 April lalu telah dinyatakan berakhir.
Meski alarm tsunami sudah dimatikan, kewaspadaan tetap diperlukan. Rangkaian gempa susulan yang mencapai ratusan kali itu menunjukkan energi di bawah tanah masih aktif. Warga diimbau untuk tetap tenang, tetapi juga sigap.
Artikel Terkait
Kemenhan Resmi Kelola 217 Taman Makam Pahlawan Mulai April
Jalan Salib Kreatif di Katedral Jakarta Angkat Tema Lux in Nihilo, Libatkan 200 Anak Muda
Oklahoma City Thunder Hancurkan Lakers dalam Kekalahan Terburuk Ketujuh Sejarah Waralaba
Dubes Iran Serukan Solidaritas Umat Islam dan Apresiasi Peran Indonesia dalam Pertemuan dengan Din Syamsuddin