"Saat ini sudah berada di Rumah Sakit Saida yang berada di Lebanon dan sedang pemulasaraan jenazah yang rencananya dikembalikan ke tanah air," terangnya.
Peristiwa yang merenggut nyawa ketiga prajurit ini terjadi pada akhir Maret 2026 lalu. Mereka adalah bagian dari misi perdamaian PBB, UNIFIL, di Lebanon. Korban pertama, Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, meninggal dunia pada Minggu, 29 Maret. Ia menjadi korban serangan artileri tidak langsung di daerah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan.
Tragedi berlanjut keesokan harinya, Senin 30 Maret. Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan dan Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar gugur dalam sebuah insiden mengerikan. Kendaraan yang mereka tumpangi meledak di dekat Bani Haiyyan.
Kehilangan ini tentu menjadi duka yang mendalam bagi TNI dan tentunya keluarga yang ditinggalkan. Sementara proses pemulangan jenazah dipersiapkan, investigasi mendalam atas kedua insiden mematikan itu masih terus berjalan.
Artikel Terkait
Pemerintah Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif di 80-an Daerah
Uji Coba Sistem Bayar Tol MLFF Segera Dimulai, BPJT Pastikan Persiapan Matang
Lalu Lintas Kereta di Lintas Maswati-Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor
Pria Pacaran 3 Tahun Cekik Wanita hingga Tewas di Sawah Sragen