Angkanya pun cukup mencengangkan. Saat ini, sudah ada 265 SPPG yang berdiri di seluruh Sulawesi Tenggara. Relawan yang terlibat? Lebih dari 12 ribu orang. Maharani menambahkan, dampak sosialnya langsung kelihatan. Antusiasme anak-anak saat menerima makanan bergizi itu nyata, dan itu jadi pemandangan yang menyentuh.
Di sisi lain, ada model pengelolaan yang patut dicermati, yaitu SPPG yang dijalankan oleh Kepolisian RI. Model ini dikenal disiplin, terutama dalam hal pengawasan mutu makanan sebelum dibagikan. Di Sultra sendiri, sudah terbentuk 16 SPPG Polri. Tiga belas di antaranya aktif beroperasi, dua lagi masih persiapan, dan satu unit ada di Laonti, Kabupaten Konawe Selatan. Beberapa lokasi lain masih terus dikembangkan.
Dengan mulai berjalannya SPPG termasuk yang ada di Polresta Kendari harapannya jelas. Program MBG diharapkan bisa menekan angka stunting. Tapi lebih dari itu, ia juga diharapkan menjadi penggerak roda ekonomi lokal yang berkelanjutan. Sebuah program dengan banyak manfaat, yang jika berjalan konsisten, bisa mengubah banyak hal.
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen