Alasan lainnya, beban kerja di akhir pekan itu dinilai tak sepadat hari-hari biasa. Senin sampai Kamis biasanya lebih padat. Namun begitu, Airlangga menegaskan bahwa pelayanan publik sama sekali tidak boleh terganggu. "Tetapi pelayanan publik itu tetap berjalan," tegasnya.
Kebijakan ini, kata Airlangga, sudah melalui perhitungan matang berdasarkan pengalaman pandemi. Tujuannya ganda: mendorong kerja digital dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.
Di sisi lain, respons pun datang dari Senayan. Mereka memberikan dukungan, tapi tak lupa menyelipkan catatan penting terkait penerapannya. Rupanya, penetapan hari WFH yang berdekatan dengan libur akhir pekan ini menyisakan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak