Menurutnya, pemicu utama banjir ini adalah hujan dengan intensitas sangat tinggi di daerah hulu. "Di gunung, dari jam 11.00 WIB hujan lebat sekali. Siang ke sore sudah berhenti, tinggal rintik-rintik, mirip dengan kondisi di Kota Medan," sebut Yunita.
Meski hujan sudah reda, kewaspadaan tak boleh kendur. Pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai. Tujuannya jelas: mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
"Untuk sungai yang lain, saat ini aman. Debit air di Kanal juga sudah turun," ujarnya. "Tetapi kita tetap mengimbau masyarakat aktif memperhatikan perkembangan cuaca."
Artikel Terkait
BRIN Prediksi El Nino Godzilla dan IOD Positif Picu Kemarau Ekstrem pada 2026
BPJS Kesehatan Tegaskan Kredensialing Faskes Kunci Utama Kualitas Layanan JKN
Bareskrim Tetapkan Mantan Direktur PT DSI sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun
Kebakaran SPBE di Bekasi Tewaskan Belasan Korban Luka Bakar Parah