Soal hari Jumat, ia punya penekanan khusus. Hari itu harus jadi "Jumat Produktif Digital". Momen untuk menyelesaikan laporan, evaluasi, rapat daring, konsolidasi administrasi, dan menindaklanjuti pekerjaan mingguan. Di sisi lain, ia juga menyoroti hal-hal yang lebih teknis. Perjalanan dinas harus dipangkas. Penggunaan kendaraan dinas dibatasi hanya untuk keperluan yang benar-benar penting. Lalu, ada pengendalian yang lebih disiplin untuk pemakaian AC, listrik, air, dan perangkat elektronik di kantor.
Namun begitu, Gus Ipul mengingatkan bahwa efisiensi bukan cuma slogan. Ia harus terukur. Setiap unit kerja diminta menyusun langkah penghematan yang konkret, lengkap dengan indikator, target, dan cara evaluasinya.
Sementara itu, dari sisi pengawasan, Sekretaris Jenderal Robben Rico mengungkapkan sedang disiapkan mekanisme yang lebih ketat. Tujuannya jelas: mencegah kerja dari rumah disalahartikan sebagai kesempatan untuk memanjangkan akhir pekan.
"Supaya nanti saat evaluasi kita bisa menunjukkan hasil. Tidak hanya kualitatif, tetapi kuantitatifnya juga bisa ditampilkan dengan cukup baik," pungkas Robben.
Ia menegaskan, sistem absensi akan dilengkapi dengan penanda lokasi. Bahkan, bakal ada "check point" tambahan di tengah hari untuk memastikan pegawai betul-betul bekerja dari tempat yang sudah disepakati. Langkah ini dianggap krusial agar transformasi budaya kerja di Kemensos bisa dipertanggungjawabkan dan menunjukkan penghematan yang nyata.
Rapat yang juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono ini pada akhirnya ingin menegaskan satu hal. Kementerian Sosial mendukung penuh transformasi budaya kerja nasional. Efisiensi energi dan reformasi birokrasi akan dijalankan. Tapi, di atas segalanya, pelayanan kepada masyarakat tetaplah yang utama.
Artikel Terkait
Polres Bogor Bongkar Praktik Oplosan Gas Subsidi, Rugikan Negara Rp13,2 Miliar per Bulan
Kapolda Riau Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla di Tengah Ancaman Super El Nino
Aldi Taher Ungkap Peran Al-Quran dalam Perjuangan Sembuh dari Kanker
Sekretaris Kabinet Silaturahmi dan Bahas Perkembangan Terkini dengan Wapres Gibran