Gus Ipul Tegaskan Layanan Publik Tak Boleh Turun Meski Ada Kebijakan Efisiensi

- Rabu, 01 April 2026 | 21:40 WIB
Gus Ipul Tegaskan Layanan Publik Tak Boleh Turun Meski Ada Kebijakan Efisiensi

Soal hari Jumat, ia punya penekanan khusus. Hari itu harus jadi "Jumat Produktif Digital". Momen untuk menyelesaikan laporan, evaluasi, rapat daring, konsolidasi administrasi, dan menindaklanjuti pekerjaan mingguan. Di sisi lain, ia juga menyoroti hal-hal yang lebih teknis. Perjalanan dinas harus dipangkas. Penggunaan kendaraan dinas dibatasi hanya untuk keperluan yang benar-benar penting. Lalu, ada pengendalian yang lebih disiplin untuk pemakaian AC, listrik, air, dan perangkat elektronik di kantor.

Namun begitu, Gus Ipul mengingatkan bahwa efisiensi bukan cuma slogan. Ia harus terukur. Setiap unit kerja diminta menyusun langkah penghematan yang konkret, lengkap dengan indikator, target, dan cara evaluasinya.

Sementara itu, dari sisi pengawasan, Sekretaris Jenderal Robben Rico mengungkapkan sedang disiapkan mekanisme yang lebih ketat. Tujuannya jelas: mencegah kerja dari rumah disalahartikan sebagai kesempatan untuk memanjangkan akhir pekan.

"Supaya nanti saat evaluasi kita bisa menunjukkan hasil. Tidak hanya kualitatif, tetapi kuantitatifnya juga bisa ditampilkan dengan cukup baik," pungkas Robben.

Ia menegaskan, sistem absensi akan dilengkapi dengan penanda lokasi. Bahkan, bakal ada "check point" tambahan di tengah hari untuk memastikan pegawai betul-betul bekerja dari tempat yang sudah disepakati. Langkah ini dianggap krusial agar transformasi budaya kerja di Kemensos bisa dipertanggungjawabkan dan menunjukkan penghematan yang nyata.

Rapat yang juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono ini pada akhirnya ingin menegaskan satu hal. Kementerian Sosial mendukung penuh transformasi budaya kerja nasional. Efisiensi energi dan reformasi birokrasi akan dijalankan. Tapi, di atas segalanya, pelayanan kepada masyarakat tetaplah yang utama.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar