JAKARTA – Potongan tubuh Abdul Hamid alias Bedul, karyawan sebuah kios ayam goreng di Bekasi, berakhir di dua tempat terpisah di wilayah Kabupaten Bogor. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Jumat (27/3/2026), namun baru terungkap beberapa hari kemudian.
Menurut Kompol Andaru Rahutomo dari Bidhumas Polda Metro Jaya, temuan itu baru terjadi pada Minggu (29/3/2026) malam. "Beberapa potongan tubuh korban dibuang di sejumlah lokasi dan ditemukan di dua titik berbeda di wilayah Kabupaten Bogor," jelas Andaru, Rabu (1/4/2026).
Lokasi pertama adalah Jalan Gunung Batu Puncak 2, di Desa Selawangi, Kecamatan Cariu. Waktu penemuannya sekitar pukul enam sore. Di sana, dengan bantuan anjing pelacak, petugas menemukan potongan tangan dan kaki korban. Semuanya terbungkus dalam sebuah plastik berwarna merah.
Tak berhenti di situ. Pencarian berlanjut dan membuahkan hasil di titik lain, yaitu Jalan Sawangi Cariu, Kecamatan Tanjungsari. Potongan paha korban ditemukan dalam sebuah tas abu-abu sekitar pukul tujuh malam. Hanya berselang satu setengah jam, potongan tubuh lainnya kembali ditemukan, kali ini tersembunyi di antara tumpukan sampah.
Sebelum potongan-potongan tubuhnya tersebar, nasib malang sudah menimpa Abdul Hamid. Jasadnya ditemukan terlebih dahulu, Sabtu (28/3/2026), dalam kondisi yang sungguh memilukan. Ia tergeletak di dalam mesin freezer di kios tempatnya bekerja, di Serang Baru, Bekasi.
AKBP Abdul Rahim, Kepala Subdirektorat Jatanras, menerangkan bahwa penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik kios, yang kami sebut saja ES.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Genjot Penegakan Hukum Digital untuk Atasi Over Dimension dan Overload
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS
Wisatawan Belgia Dideportasi dari Bali Usai Lompat Tebing dengan Motor dan Kabur dari Ganti Rugi
Wakil Ketua MPR: Pasar Minyak Dunia Jadi Sellers Market, Indonesia Perkuat Diplomasi Energi