Kediri - John Herdman memang membawa angin segar untuk Timnas Indonesia. Dalam dua laga di FIFA Series 2026, pelatih asal Inggris itu menunjukkan fleksibilitas. Ia tak ragu mengganti taktik, menyesuaikan dengan lawan yang dihadapi.
Lihat saja saat Indonesia menang telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Tim pimpinan Jay Idzes itu tampil percaya diri. Mereka bermain dengan determinasi tinggi, memadukan umpan panjang dengan kombinasi satu-dua sentuhan yang apik. Dua skema permainan berbeda berjalan mulus dalam satu pertandingan.
Namun begitu, pendekatannya berubah total saat berhadapan dengan Bulgaria di partai puncak. Di SUGBK yang ramai, Senin malam lalu, Herdman memilih formasi yang lebih kompak. Fokusnya jelas: mendominasi penguasaan bola. Para pemain tampak diatur untuk bermain lebih rapat, menjaga struktur dengan disiplin.
Sayangnya, semua usaha itu harus pupus oleh sebuah insiden kontroversial. Gawang Emil Audero akhirnya bobol juga di menit ke-38. Gol itu berasal dari titik putih, dieksekusi sempurna oleh Marin Petkov.
Artikel Terkait
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu