Awalnya, wasit Nazmi Nasaruddin dari Malaysia sama sekali tidak melihat adanya pelanggaran. Permainan berlanjut. Tapi kemudian, semuanya berubah setelah intervensi VAR. Diputuskan bahwa Diks dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov.
Keputusan itu langsung memicu polemik. Banyak yang berpendapat kontak antara kaki Diks dan Dimitrov terlihat sangat minim, hampir tidak ada. Tapi, ya, keputusan wasit sudah bulat.
Mengenai permainan, analis Toni Ho memberikan catatan menarik. Menurutnya, meski kedua tim punya pendekatan taktis yang mirip, Bulgaria punya senjata pamungkas: transisi.
Jadi, meski harus puas dengan posisi runner-up, ada banyak pelajaran berharga dari turnamen ini. Warna baru Herdman mulai terlihat, meski masih perlu penyempurnaan. Yang jelas, perjalanan masih panjang.
Artikel Terkait
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu