Ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa wilayah di sekitarnya tiba-tiba gelap gulita. Pemadaman listrik besar-besaran itu terjadi pada hari Ahad (29/3), dan pemerintah dengan cepat menyebutkan penyebabnya. Menurut Kementerian Energi Iran, pemadaman ini adalah dampak langsung dari serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.
“Beberapa menit lalu, akibat serangan AS dan Israel terhadap pembangkit listrik di Provinsi Teheran serta sejumlah distrik di Teheran dan Provinsi Alborz, listrik terputus,” begitu bunyi pernyataan resmi kementerian yang dikutip oleh Nour News.
“Tim teknis Kementerian Energi sedang berupaya mengatasi masalah ini,” tambahnya.
Laporan dari lapangan memberikan gambaran yang lebih jelas. Tampaknya, pecahan proyektil menghantam sebuah menara listrik tegangan tinggi di Provinsi Alborz. Itulah pemicu awal padamnya listrik. Namun begitu, kerusakan tidak berhenti di situ. Gardu induk di kawasan Dowshan Tappeh juga ikut rusak parah, yang kemudian memperluas dampak pemadaman ke berbagai distrik di Teheran dan kota Karaj.
Artikel Terkait
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar