Ini bukan kali pertama Kuwait merasakan hantaman Iran. Beberapa waktu lalu, serangkaian serangan yang dikaitkan dengan Tehran telah menewaskan belasan orang. Aksi-aksi itu disebut-sebut sebagai bentuk pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Memang, pangkalan militer AS di Kuwait sering jadi target. Bahkan belum lama ini, tepatnya Kamis lalu, Bandara Internasional Kuwait juga tak luput dari serangan. Serangan itu memicu kerusakan material, meski operasional bandara akhirnya bisa kembali normal.
Pola serangan yang berulang ini jelas mengkhawatirkan. Kuwait, yang biasanya berusaha menjaga netralitas di kawasan, kini seperti terjebak dalam eskalasi konflik yang lebih luas.
Artikel Terkait
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden
IHSG Anjlok 1,74% di Awal Pekan, Sentimen Global Tekan Pasar