Di tengah geliat ekonomi nasional, dukungan terhadap pelaku usaha kecil kerap menjadi penentu. PT Pertamina, sebagai BUMN, rupanya tak tinggal diam. Perusahaan ini secara aktif membina ratusan UMKM di berbagai daerah, dengan tujuan jelas: membantu mereka berinovasi dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan berbagai wadah. “UMKM itu tulang punggung ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.
“Sebagai BUMN, kami punya tanggung jawab untuk mendukung pengembangannya. Tujuannya agar produk mereka makin baik, dikenal masyarakat, dan akhirnya mandiri. Dampaknya, ekonomi daerah pun ikut maju,” lanjut Baron.
Dukungan itu tak sebatas wacana. Salah satu bukti nyatanya adalah kehadiran pusat oleh-oleh Teras Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Tempat ini merupakan inovasi Pertamina untuk mempertemukan produk unggulan UMKM lokal dengan pasar.
Beragam produk dijajakan di sana. Mulai dari batik dan tenun khas daerah, sampai aneka camilan pesisir yang menggiurkan. Ada rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, hingga kerupuk nasi. Rasa lautnya yang kuat menjadi ciri khas utama.
“Iya, ciri khasnya memang rasa terasi. Wajar sih, karena kami kan berada di daerah pinggir laut,” kata Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan.
Menariknya, produk-produk dari Teras Balongan ini sudah menyeberang lautan. Mereka kerap dijadikan buah tangan oleh para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kembali ke tempat kerjanya di luar negeri.
“Rengginang kami pernah sampai Australia. Ada juga yang terbawa ke Taiwan dan Hong Kong, dibawa oleh teman-teman yang bekerja di sana,” imbuh Mahani dengan nada bangga.
Teras Balongan sendiri diresmikan pada 2025 dan beranggotakan komunitas UMKM di sekitar Kilang Balongan. Saat ini, sudah ada 22 pelaku usaha yang tergabung dengan beragam produk unggulan.
Di sisi lain, Baron menekankan bahwa pembinaan yang dilakukan Pertamina bersifat berkelanjutan. Tidak hanya sekadar memberi tempat jualan.
“Kami secara konsisten meningkatkan kapasitas mereka melalui berbagai program. Salah satunya lewat UMK Academy yang memberikan pelatihan menyeluruh, dari manajemen usaha dasar sampai ke strategi pemasaran digital,” sebutnya.
Upaya-upaya seperti ini, meski mungkin tidak terdengar spektakuler, punya dampak riil. Ia menyentuh langsung kehidupan pelaku usaha kecil, membantu produk lokal dikenal, dan pada akhirnya menggerakkan roda ekonomi dari tingkat yang paling dasar.
Artikel Terkait
BNN Bongkar Jaringan Narkoba di Labuhan Batu Utara Berawal dari Lagu Viral “Siti Mawarni”, Tujuh Tersangka Diamankan
BMKG Tingkatkan Status Siaga Hujan Lebat di Kabupaten Bogor, 11 Wilayah Jabodetabek Waspada Bencana
Penumpang Kereta Api di Daop 9 Jember Tembus 54 Ribu Orang Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Senator Filipina Ronald Dela Rosa Tinggalkan Gedung Senat Setelah Bersembunyi Seminggu Hindari Penangkapan ICC