Belum meraih kemenangan sejak menjabat, laga ini adalah momen pembuktian. Apakah magisnya bersama Ostersunds masih ada, atau justru hilang diterpa tekanan?
Lalu ada Robert Lewandowski. Bagi sang legenda Polandia ini, play-off adalah babak final dari simfoni panjang kariernya di timnas. Di usia 37 tahun, striker Barcelona itu mengincar penampilan ketiganya di Piala Dunia.
Menghadapi Albania yang sedang percaya diri, Polandia mengandalkan catatan gemilang: tak terkalahkan dalam enam laga terakhir. Namun, pemenang nanti masih harus menempuh jalur maut melawan pemenang Swedia atau Ukraina.
Satu gol di Qatar 2022 rasanya belum cukup untuk menutup karier internasionalnya. Lewandowski pasti ingin lebih.
Harapan lain ada di Cardiff. Wales, yang kini ditangani Craig Bellamy, punya ambisi besar: lolos ke Piala Dunia dua kali berturut-turut. Mereka akan menjamu Bosnia-Herzegovina.
Bellamy sendiri menyadari, lawan mereka ini adalah "monster yang berbeda". Jika berhasil melangkah, Wales berpeluang menghadapi Irlandia Utara dalam duel klasik antar bangsa Britania di partai penentu. Suasana pasti akan panas.
Jadi, inilah saatnya. Beberapa mimpi akan hidup, yang lain akan pupus. Semuanya tergantung pada 90 menit di lapangan.
Artikel Terkait
Arus Balik H+5 Masih Padat, Pemudik di Km 18 Japek Selatan Beristirahat di Tengah Lelah Perjalanan
Panglima TNI Ambil Alih Langsung Posisi Kabais di Tengah Kasus Penyegelan Aktivis
IDAI Dukung PP Tunas, Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Tiga Naturalisasi Segera Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026