Hujan salju lebat yang mengguyur Michigan berubah menjadi mimpi buruk di jalan raya. Pagi itu, Senin (19/1), ruas koridor I-196 di wilayah utara negara bagian itu menjadi lokasi kekacauan. Sekitar 100 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun yang masif. Jalanan yang tertutup lapisan salju licin jadi pemicu utamanya.
Kepolisian Michigan langsung bergerak. Mereka mengonfirmasi banyak korban luka, meski jumlah pastinya belum diumumkan. Namun begitu, ada kabar yang sedikit meredakan ketegangan.
“Tidak ada korban luka yang diyakini fatal,” begitu bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dilansir AFP, Selasa (20/1/2026).
Bayangkan saja pemandangannya. Rangkaian truk semi-trailer sekitar 30 hingga 40 buah bertabrakan dan saling bertumpuk. Mereka memblokir jalan raya antarnegara bagian yang biasanya sibuk itu. Tak hanya truk, kendaraan lain pun ikut terlibat, saling seruduk dalam visibilitas yang buruk. Banyak dari kendaraan itu terpelanting keluar jalur setelah berkali-kali tergelincir di atas es.
Akibatnya, ruas jalan itu terpaksa ditutup total selama berjam-jam setelah kejadian. Pembersihan dan evakuasi memakan waktu.
Di sisi lain, para pejabat penegak hukum terus bekerja keras membersihkan puing dan kendaraan yang berserakan. Mereka juga mengulangi imbauan yang sering diabaikan: kurangi kecepatan saat kondisi bahaya. Badai musim dingin yang memicu hujan salju deras itu memang menciptakan situasi yang sangat berisiko bagi siapa pun yang berkendara.
Kejadian ini jadi pengingat keras betapa cuaca bisa berubah jadi lawan yang tak terduga. Terutama di musim dingin, di mana salju yang indah bisa berubah jadi lapisan maut di aspal dalam sekejap.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Kronologi Perusakan Kaca Mobil oleh Dua Sopir Angkot di Kampung Rambutan Dipicu Lawan Arah
Penjaga Kafe di Bandar Lampung Ditangkap, Jadi Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN
Mei 2026 Penuh Tanggal Merah dan Peringatan, Pemerintah Tetapkan Empat Hari Libur Nasional
Puan Maharani Soroti Maraknya Kecurangan UTBK 2026, Desak Evaluasi Sistem Pengawasan