Megawati Hangestri Buru Klub Baru di V-League, Red Sparks Terancam Kehilangan Bintangnya

- Rabu, 22 April 2026 | 16:00 WIB
Megawati Hangestri Buru Klub Baru di V-League, Red Sparks Terancam Kehilangan Bintangnya

HARIAN, JAKARTA – Nasib Daejeon JungKwanJang Red Sparks mulai terombang-ambing. Mereka tadinya berharap bisa memulangkan Megawati Hangestri Pertiwi. Tapi rencana itu, ya, terancam gagal. Bintang voli Indonesia ini malah dikabarkan masuk dalam radar dua klub Korea Selatan lain: Hyundai Hillstate dan AI Peppers. Semua ini terjadi jelang musim V-League 2026-2027.

Kabar soal kembalinya Megawati ke Liga Voli Korea memang lagi ramai diperbincangkan. Setelah dua musim bersinar bareng Red Sparks, Mega sekarang punya banyak pilihan. Dan ini bikin mantan klubnya harus mulai mikir cari alternatif lain. Duet apiknya dengan setter Yeum Hye-seon? Ya, terancam batal.

Pevoli asal Jember itu kabarnya sudah ngobrol panjang dengan suaminya, Dio Novandra Wibawa. Mereka bahas rencana melanjutkan karier di Korea Selatan. Keputusan besar, pasti ada pertimbangan matang.

Nama Megawati sendiri udah kayak legenda di V-League. Performanya di musim 2023-2024 dan 2024-2025 benar-benar impresif. Dia jadi salah satu pemain yang kasih warna beda di tengah dominasi opposite hitter dari Amerika, Eropa, dan Afrika. Tapi ya, perjalanannya nggak mulus-mulus amat.

Cedera lutut tahun lalu sempat menghambat langkahnya. Akhirnya Mega memilih pulang ke Indonesia dan main di Proliga bareng Jakarta Pertamina Enduro. Lumayan buat pemulihan sambil tetap kompetitif.

Trauma Cedera Masih Jadi Tantangan

Meski kondisinya mulai pulih, bayang-bayang cedera masih menghantui. Pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, bilang secara fisik Mega udah membaik. Tapi faktor mental? Nah, itu masih jadi pekerjaan rumah.

“Kondisi Mega bagus, masyaallah. Tingkat nyeri yang dirasakannya sekarang rendah,” ujar Karslioglu di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (17/4/2026).

“Kondisinya bagus, tetapi terkadang di pikirannya masih ada rasa takut. Kami punya dua fisioterapis dan sekarang pemulihannya dimulai.”

Dia juga nggak lupa menekankan betapa pentingnya Mega buat masa depan voli Indonesia.

“Saya sangat memperhatikan Megawati karena dia harus bermain untuk masa depan, untuk Indonesia, dia pemain yang sangat penting. Ini bukan cuma soal saya menunggu performa lebih darinya. Kami harus memberikan terapi, segalanya untuk kondisi Mega yang lebih baik,” tambahnya.

Tak Harus Sepaket Yeum Hye-seon

Rencana Mega balik ke Korea makin serius. Media Korea, Yonhap News Agency, bahkan ngebut bahwa Mega mempertimbangkan prosedur artroskopi setelah Proliga. Biar lututnya benar-benar pulih total. Langkah ini diambil supaya dia bisa tampil maksimal saat musim baru mulai Oktober 2026.

“Selama dua tahun bermain di Korea, Mega telah menerima banyak cinta. Ia merasa liga ini lebih kompetitif daripada liga mana pun serta dirinya pun telah berkembang.”

“Sepertinya dia memutuskan untuk kembali ke V-League karena yakin bisa menunjukkan performa seperti dulu,” kata agennya.

Menariknya, Mega sempat dikaitkan bakal satu tim lagi sama setter andalan Korea, Yeum Hye-seon. Tapi peluang itu sekarang nggak mutlak. Soalnya, Yeum udah perpanjang kontrak sama Red Sparks. Di sisi lain, Mega tetap buka peluang tanda tangan kontrak secara mandiri meski nggak satu tim sama mantan rekannya itu.

Hillstate dan AI Peppers Bergerak

Persaingan buat dapetin tanda tangan Mega makin ketat. Beberapa klub udah mengunci pemain Asia mereka, jadi opsi tim buat Mega memang terbatas. Pink Spiders misalnya, udah rekrut Jahstice Yauchi. IBK Altos datangkan Miwako Osanai. Expressway Hi-Pass dan GS Caltex juga fokus ke pemain lain.

Situasi ini menyisakan tiga kandidat kuat: Hyundai Hillstate, Red Sparks, dan AI Peppers.

Menurut laporan Sport Chosun, Hyundai Hillstate jadi tim paling serius yang udah buka negosiasi. Mereka cari pengganti Yauchi yang hengkang ke Pink Spiders. Tapi, pihak Hillstate masih ragu terutama soal kondisi lutut Megawati.

“Kekhawatiran terbesar Hillstate adalah apakah ia bisa menunjukkan kemampuan ofensif yang ia tunjukkan selama membela Red Sparks ke partai final 2024-2025 setelah mengalami cedera lutut,” tulis Sport Chosun.

Meski gitu, pihak Megawati tetap optimistis.

“Walau pihak Megawati Hangestri yakin bahwa dia akan berada dalam kondisi prima saat bergabung pada Oktober 2026 nanti, mereka juga melakukan diversifikasi negosiasi dengan tim lain selain Hillstate,” lanjut laporan tersebut.

Dengan situasi kayak gini, peluang Red Sparks buat kerja sama lagi sama Mega makin tipis. Kalau negosiasi sama Hillstate atau AI Peppers mencapai kata sepakat, ya bukan nggak mungkin Mega bakal buka lembaran baru. Dan mantan klubnya? Mereka cuma bisa menunggu dalam penantian panjang. (")

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar