Malam itu, di area rehat sementara Km 18 Tol Jakarta-Cikampek Selatan, suasana justru ramai. Padahal, hari sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB, Kamis malam. Ini adalah H 5 Lebaran, dan gelombang arus balik ternyata belum juga surut. Kendaraan pemudik terus mengalir dari arah Gerbang Tol Sadang menuju Setu, memenuhi lokasi di Desa Sukasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi itu. Rata-rata, mereka adalah keluarga yang baru saja menyelesaikan momen silaturahmi di kampung halaman dan kini bersiap kembali ke rutinitas.
Di antara kerumunan, beberapa pemudik terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada. Ada yang singgah di tenda istirahat, ada pula yang menunaikan salat di mushola darurat. Sebagian lainnya hanya duduk lesehan di dekat mobil, menghirup udara malam sejenak sebelum kembali menghadapi kemacetan. Lelah memang, tapi terbayar sudah oleh kebersamaan selama lebaran.
Seperti Agung, pemudik berusia 28 tahun yang satu mobil bersama orang tua dan adiknya. Mereka baru saja tiba di area rehat itu sekitar pukul 22.30 WIB, setelah menempuh perjalanan yang ia sebut "melelahkan sekali".
"Kami berangkat dari Tasikmalaya Rabu tengah malam, pukul 24.00. Sampai sini hampir 24 jam di jalan," ujar Agung, sambil menghela napas.
Menurut pengakuannya, kemacetan parah terjadi sepanjang jalur dari Tasikmalaya hingga Cipularang. Barulah setelah masuk Tol Japek Selatan dari Sadang, arus lalu lintas mulai terasa lebih lancar. "Alhamdulillah sekarang sudah sampai sini. Minum kopi dulu sebentar, habis itu lanjut jalan lagi ke Bogor," tuturnya dengan senyum.
Di sisi lain, pihak kepolisian setempat tak henti-hentinya mengingatkan pentingnya keselamatan. Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, yang juga berada di lokasi, secara langsung menyapa para pemudik.
Dia mengimbau agar mereka benar-benar memperhatikan kondisi fisik. "Kenali tanda-tandanya. Kalau sudah sering menguap, sulit fokus, atau emosi gampang naik, itu sinyal untuk segera menepi. Jangan dipaksakan," tegas Hotma.
Istirahat sejenak, lanjutnya, bukan cuma buat kesehatan pengemudi. Tapi juga bisa memangkas risiko kecelakaan di jalan raya. Dengan begitu, perjalanan pun bisa tetap aman dan nyaman sampai tujuan.
Tak lupa, pesan keamanan dan ketertiban masyarakat juga diselipkan. Periode arus balik seperti ini rawan dengan aksi kejahatan. "Harap waspada terhadap modus seperti pecah kaca atau tindak kriminal jalanan lainnya. Selalu jaga kewaspadaan, meski sedang beristirahat," pungkas Kapolsek.
Malam semakin larut, namun riak kendaraan di area rehat itu belum tampak akan reda. Bagi para pemudik, perjalanan masih panjang. Seteguk kopi dan tarikan napas dalam mungkin hanya jeda kecil, sebelum kembali menyusuri jalanan yang diterangi lampu-lampu mobil.
Artikel Terkait
Tiga Gerbang Tol Tangerang-Merak Sediakan Fasilitas Salat Iduladha bagi Pemudik
IKM Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri atas Video Ceramah yang Dinilai Mengandung Ujaran Kebencian
Pemohon Cabut Gugatan Uji Materiil Pasal Korupsi KUHP Baru di MK
Israel Kembali Targetkan Komandan Baru Hamas di Gaza, Gantikan Petinggi yang Tewas Sebelumnya