Di sisi lain, ancaman lain yang tak kalah serius adalah kebakaran. Cuaca yang panas dan kering seperti sekarang ini rawan memicu api. Karena itu, Sultan Ibrahim meminta semua pihak terkait untuk siaga penuh.
Masyarakat pun diminta ikut berperan. Hindari membakar sampah atau melakukan pembakaran terbuka apa pun. Angin kencang ditambah hawa panas bisa membuat api merambat dengan cepat dan tak terkendali.
Kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak yang punya riwayat penyakit, juga dapat terkena dampak buruk. Mereka disarankan untuk tidak keluar rumah saat panas terik, demi mencegah komplikasi kesehatan yang tidak diinginkan.
Di akhir pernyataannya, Sultan Ibrahim menyampaikan apresiasi. Rasa terima kasih ditujukan kepada semua pihak yang tetap bekerja dan siaga menghadapi berbagai risiko dari fenomena cuaca ini.
Artikel Terkait
Elf Penuh Pemudik Terjun ke Jurang di Banyumas Usai Hindari Motor, 10 Orang Terluka
Dua Anak Harimau Benggala di Kebun Binatang Bandung Mati Terinfeksi Virus Panleukopenia
Swedia Hadapi Ukraina di Play-off Tanpa Striker Andalan Alexander Isak
Fadli Zon: Kolaborasi Lintas Generasi Kunci Pelestarian Budaya Indonesia