Yudi Gromiko
TVRINews, Sumatera Selatan
Jalur penghubung yang vital di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mendadak terputus. Penyebabnya, sebuah jembatan ambruk diterjang arus sungai yang ganas. Kejadian ini melanda Desa Mura Kumbang, Kecamatan Kandis, tepatnya di jalur yang menghubungkan wilayah Kandis dengan Kecamatan Rantau Alai.
Bayangkan, jembatan sepanjang kira-kira 10 meter itu tiba-tiba lenyap. Padahal, itu adalah urat nadi warga. Bukan cuma untuk keperluan sehari-hari antar desa, tapi juga jadi akses penting menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sekarang, tinggal puing-puingnya saja.
Lantas, apa yang terjadi? Menurut informasi yang beredar, debit air Sungai Ogan yang melonjak drastis jadi biang keroknya. Arus deras itu menggerogoti pondasi jembatan tanpa ampun, hingga akhirnya tanah di bawahnya longsor dan badan jembatan pun rubuh tak tertahankan.
Dampaknya langsung terasa. Warga yang terjebak di kedua sisi terpaksa berpikir cepat. Mereka pun bergotong royong, menyusun bambu-bambu menjadi jembatan darurat. Hasilnya? Hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan sepeda motor itupun dengan sangat hati-hati. Untuk mobil atau kendaraan roda empat? Lupakan saja. Sama sekali tidak bisa lewat.
Artikel Terkait
Kemensos Salurkan Rp 700 Miliar Bansos untuk Korban Bencana di Sumatera
Earth Hour 2026: Simbol Solidaritas Global untuk Bumi Masuki Usia 20 Tahun
TVRI Tegaskan Siaran Piala Dunia 2026 di YouTube Hanya via Akun Resmi
Arab Saudi Kecam Agresi Iran dan Ancaman Penutupan Selat Hormuz di Dewan HAM PBB