“Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2,5 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta. Sisa itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai,” kata Sigit.
Karena itulah, meski Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir hari ini, jajaran Polri dan stakeholder terkait belum akan angkat kaki. Mereka masih harus siaga penuh. Pasalnya, prediksi gelombang puncak susulan masih mengintai pada tanggal 28 dan 29 Maret mendatang.
“Polri saat ini menambahkan kegiatan operasinya. Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),” tegas Sigit.
Upaya ini, lanjutnya, dilakukan agar seluruh rangkaian arus balik betul-betul bisa terjaga sampai titik akhir. Jadi, meski kemacetan mulai berkurang, perjalanan pulang para pemudik masih akan terus diawasi.
Artikel Terkait
Kapospam Tugu Yogyakarta Meninggal Diduga Kelelahan Saat Operasi Ketupat
Bank Indonesia Perluas QRIS ke Korea Selatan Mulai April 2026
Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Selesai Juni 2026
Deputi KPK Ucapkan Terima Kasih Atas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik MAKI