Siang ini, suasana di Jalan Raya Puncak, Bogor, berubah total. Satlantas Polres Bogor memutuskan memberlakukan sistem satu arah alias one way menuju Jakarta. Tujuannya jelas: mengalirkan kembali gelombang kendaraan wisatawan yang sudah puas menikmati hawa sejuk dan hendak pulang ke Ibu Kota.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menjelaskan situasi dari posnya di Simpang Gadog, Rabu (25/3/2026).
"Kami beri prioritas untuk masyarakat yang pulang dari arah Puncak ke Jakarta," ujarnya. "Sistem satu arah dari atas ke bawah ini masih berlangsung."
Menurut penjelasannya, rekayasa lalu lintas ini sudah digulirkan sejak tengah hari tadi, tepatnya pukul 12.00 WIB. Konsekuensinya, arus menuju Puncak lewat Tol Jagorawi dihentikan sementara di sekitar KM 46 mendekati Simpang Gadog. Sementara itu, kendaraan dari arah Ciawi juga tak bisa melanjutkan perjalanan, ditahan di sekitar SPBU Gadog.
Afif tak henti-hentinya mengimbau. Ia meminta semua pengendara patuh pada aturan dan arahan petugas di lapangan. Hal itu, katanya, kunci utama agar perjalanan tetap lancar dan selamat sampai tujuan.
"Yang perlu diingat, one way masih berlaku. Kami harap masyarakat bisa menaati semua rekayasa yang kami terapkan," tegas Afif. "Dengan begitu, perjalanan bisa berjalan tertib dan aman untuk semua."
Kesiapan Petugas Diperpanjang, Waspada Hingga Akhir Pekan
Meski Operasi Ketupat resmi berakhir hari ini, bukan berarti petugas bisa langsung lengang. Justru sebaliknya. Anggota Satlantas Polres Bogor akan tetap disiagakan di sepanjang jalur Puncak. Mereka bersiap mengantisipasi kemungkinan kepadatan yang masih bisa terjadi.
"Kami masih terus pantau lonjakan arus kendaraan. Personel kami, walau Operasi Ketupat selesai, masih diperpanjang tugasnya dengan KRYD sampai tanggal 29 nanti," jelas Afif.
Artinya, akhir pekan mendatang pun masih akan ramai oleh para petugas. Mereka akan standby penuh.
"Khusus di tanggal 28 dan 29 nanti, kami full siaga di sepanjang Puncak. Ini untuk mengakomodir warga yang mungkin ingin menikmati weekend terakhir sebelum semuanya kembali beraktivitas normal, kerja dan sekolah," imbuhnya.
Jadi, buat yang masih punya rencana ke Puncak atau sedang dalam perjalanan pulang, bersiaplah dengan kondisi ini. Kepadatan masih mungkin terjadi, dan kepatuhan pada arahan petugas di lapangan adalah hal yang paling bijak.
Artikel Terkait
UE Blokir Pendanaan untuk Inverter Surya China karena Khawatir Risiko Keamanan Jaringan Listrik
Inggris Panggil Dubes Tiongkok Usai Vonis Spionase untuk Hong Kong
Wamendagri Dorong HIPMI Jadi Mitra Strategis Kepala Daerah Kembangkan Ekonomi Kreatif
Sungai di Tarakan Tercemar Oli Bekas, PDAM Setop Produksi Air Bersih, 15.000 Pelanggan Terdampak