Anak Ikut Jadi Korban KDRT, Karen Hertatum Ungkap Luka Fisik hingga Batin Selama Rumah Tangga dengan Dede Sunandar

- Minggu, 10 Mei 2026 | 13:01 WIB
Anak Ikut Jadi Korban KDRT, Karen Hertatum Ungkap Luka Fisik hingga Batin Selama Rumah Tangga dengan Dede Sunandar

Pengakuan Karen Hertatum mengenai dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Dede Sunandar, tidak hanya meninggalkan luka batin baginya, tetapi juga berdampak fisik pada anak mereka. Dalam sebuah pernyataan yang penuh emosi, ia menceritakan bagaimana sang buah hati ikut menjadi korban saat berusaha melindungi dirinya dari amarah sang ayah.

Momen pilu itu diungkapkan Karen dalam sebuah podcast bersama Dilan Janiyar. Ia tak mampu membendung tangis saat mengenang kejadian tersebut. Dengan suara bergetar, ia menuturkan bahwa anak pertamanya berada di tengah pertengkaran rumah tangga yang disebutnya berujung pada kekerasan fisik. "Anak aku sampai kena juga," ujar Karen sambil menangis, Minggu (10/5/2026).

Menurut pengakuannya, sang anak sempat mencoba melerai ketika keributan terjadi di rumah. Namun, situasi justru berbalik dan membuat anak mereka ikut terkena amukan hingga mengalami luka di bagian bibir. "Bibirnya berdarah," ungkap Karen dengan nada lirih.

Suasana podcast berubah semakin haru saat Karen mulai merinci perlakuan kasar yang dialaminya. Ia mengaku mengalami tindakan fisik di dalam rumah, mulai dari dijambak hingga ditendang. "Dijambak, ditendang. Kak, aku ada videonya," katanya kepada Dilan Janiyar.

Dugaan KDRT itu, menurut Karen, terjadi pada tahun 2025 dan bukan merupakan pengalaman pertama selama menikah dengan Dede Sunandar. Ia mengklaim memiliki rekaman video yang memperlihatkan kondisi dirinya usai mengalami kekerasan. Selain rasa sakit fisik, tekanan batin yang berat juga ia rasakan selama menjalani rumah tangga tersebut. "Aku tuh kayak udah bukan manusia," tuturnya sambil terisak.

Saat ditanya mengenai pemicu pertengkaran, Karen menyebutkan bahwa masalah sederhana menjadi awal keributan. Ia mengaku saat itu hanya bermain game setelah menyelesaikan pekerjaan rumah dan mengurus anak-anak. "Setahu aku, seingat aku, itu karena game," ujarnya.

Pengakuan Karen langsung menyita perhatian publik di media sosial. Banyak netizen mengaku prihatin karena anak ikut terseret dalam konflik rumah tangga orang tuanya. Hingga saat ini, Dede Sunandar belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar