BRI Life terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
Program-program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan Program Nawacita pemerintah. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah pemeriksaan kesehatan mata bagi pekerja BRI Group di lingkungan Menara BRILian, Jakarta, pada 29 April 2026.
Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi dengan KL Klinik Mata itu diikuti lebih dari 300 pekerja BRI Group. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan oleh dokter spesialis mata, konsultasi kesehatan mata, hingga rekomendasi penggunaan lensa.
Direktur Pemasaran BRI Life, Tina Meilina, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan pekerja.
"Kesehatan mata adalah aset penting dalam menunjang performa kerja. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap individu di lingkungan Menara BRILian mendapatkan akses layanan medis berkualitas," ujar Tina dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut dia, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan mata di tengah tingginya aktivitas kerja digital.
Di sisi lain, BRI Life juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kerja sama dengan Pokdakan Mina Guyub Rukun Kampung Gurame di Desa Kretek, Bantul, Yogyakarta. Dalam program tersebut, perusahaan memberikan bantuan berupa 20 kolam ikan gurame, 2.000 bibit benih gurame, serta pakan ikan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat setempat.
BRI Life menilai program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung pembangunan desa. Sementara itu, di bidang lingkungan, BRI Life bekerja sama dengan Yayasan Konservasi dan Inovasi Al-Fatih melakukan penanaman 200 bibit pohon di wilayah Bogor pada 13 Mei 2026. Jenis pohon yang ditanam antara lain mahoni, kayu manis, tabebuia, dan jambu air yang berfungsi sebagai tanaman pelindung sekaligus penahan erosi.
"Penanaman pohon adalah investasi jangka panjang bagi bumi dan generasi selanjutnya," kata Tina.
Ke depan, BRI Life menyatakan akan terus menjalankan berbagai program sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Sebagai entitas bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, BRI Life juga terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan SDGs terkait pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi dan tanpa kemiskinan. Dari sisi Nawacita, program ini sejalan dengan Nawacita ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Artikel Terkait
MPR Hormati Keputusan SMAN 1 Pontianak Tak Minta Ulang Final LCC, Tunggu Surat Resmi
Yusril Bantah Pemerintah Pusat Larang Nobar Film ‘Pesta Babi’, Pembubaran karena Masalah Administratif
Gempa M6,4 Guncang Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Polisi Ungkap 52 Kasus Kejahatan di Tangerang, Mulai Curanmor hingga Pembunuhan di Jakarta Barat