Gempa M6,4 Guncang Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

- Jumat, 15 Mei 2026 | 06:30 WIB
Gempa M6,4 Guncang Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang kawasan Laut Banda, Maluku, pada Jumat (15/5/2026) dini hari pukul 00.53 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, meskipun getarannya terasa hingga ke sejumlah wilayah di Maluku dan Papua.

Berdasarkan analisis terkini BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 6,20 derajat Lintang Selatan dan 130,53 derajat Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada di laut, sekitar 214 kilometer arah barat laut Tanimbar, dengan kedalaman 151 kilometer. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa ini tergolong sebagai gempa bumi menengah.

Menurutnya, gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah daerah dengan skala intensitas II hingga III Modified Mercalli Intensity (MMI). Wilayah yang merasakan dampak tersebut meliputi Saumlaki, Banda, Tual, Dobo, Masela, Sorong, Raja Ampat, Fak-Fak, dan Kaimana. Pada skala intensitas tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang melintas.

Meskipun getaran cukup terasa, BMKG menegaskan bahwa hasil pemodelan menunjukkan tidak ada potensi tsunami dari gempa ini. Hingga pukul 01.16 WIB, hasil monitoring BMKG juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler