Sopir Truk Tronton di Karawang Diduga Pura-pura Kerasukan Usai Kecelakaan, Polisi Ungkap Alasannya

- Jumat, 15 Mei 2026 | 23:15 WIB
Sopir Truk Tronton di Karawang Diduga Pura-pura Kerasukan Usai Kecelakaan, Polisi Ungkap Alasannya

Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk kontainer dan truk pengangkut LPG di Jembatan Jatisari, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat, justru menyita perhatian publik bukan karena benturannya, melainkan karena tingkah aneh sang sopir yang diduga berpura-pura kerasukan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/5) itu viral di media sosial setelah video memperlihatkan seorang pria tanpa atasan menari-nari di lokasi kejadian, seolah mengalami gangguan mistis.

Kapolsek Teluk Jambe Timur, Kompol Iis Puspita, membenarkan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang dipicu oleh faktor kelelahan atau kantuk tersebut. “Kejadian kecelakaannya betul. Intinya tidak ada korban, hanya gara-gara ngantuk aja. Kendaraannya rusak sedikit, kendaraannya juga sudah dievakuasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).

Dalam video yang beredar, tampak satu unit truk kontainer berwarna kuning dengan nomor polisi BK 8854 OB mengalami kerusakan di bagian depan dan terhenti di pinggir jalan. Di dekat kendaraan tersebut, seorang pria tanpa busana terlihat seperti sedang menari dan dikaitkan dengan perilaku tidak wajar akibat kerasukan. Tingkah laku pria yang disebut sebagai sopir truk itu pun menjadi tontonan warga yang berkumpul di sekitar lokasi.

Namun, penjelasan dari pihak kepolisian justru mengungkap fakta lain. Panit Lantas Polsek Teluk Jambe Timur, Aiptu Asep, menyatakan bahwa sopir truk kontainer tersebut diduga hanya berpura-pura kerasukan. Alasannya, ia khawatir menjadi sasaran amukan massa yang saat itu ramai menyaksikan kejadian. “Pas saya tanya nggak ada masalah apa-apa, mungkin dia ketakutan sama massa atau gimana, jadi pura-pura ya, nggak kesurupan,” kata Asep.

Kronologi kecelakaan bermula ketika truk pengangkut LPG yang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta hendak memutar arah di U-turn Jembatan Jatisari. Pada saat yang sama, truk tronton bernomor polisi DK 8854 OB datang dari arah berlawanan, yakni dari Jakarta menuju Cirebon. Truk LPG pun menabrak bagian pintu kanan truk tronton, menyebabkan kerusakan pada kendaraan tersebut dan memicu kemacetan di ruas jalan tersebut.

“Akibat kecelakaan, truk tronton mengalami kerusakan pada bagian pintu sebelah kanan dan kendaraan bergeser memakan jalan, dan terjadi kemacetan,” imbuh Asep.

Setelah kejadian, kedua belah pihak yang terlibat akhirnya membuat surat pernyataan damai di Mapolsek Teluk Jambe Timur. Asep menambahkan bahwa sopir yang viral karena aksi kerasukannya itu adalah pengemudi mobil wing box tronton, bukan sopir truk LPG. “(Yang viral kerasukan) sopir mobil wing box tronton,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar