Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merombak jajaran kepolisian dengan menunjuk Brigadir Jenderal Arif Budiman sebagai Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara. Penunjukan ini sekaligus mengantarkan perwira menengah tersebut naik pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua.
Brigjen Arif Budiman menggantikan Irjen Pol Waris Agono yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku Utara. Mutasi ini diumumkan sebagai bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 17 September 1972, Arif Budiman merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai perwira yang lama berkecimpung di Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, dengan pengalaman luas dalam operasi keamanan dan penanganan konflik.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Maluku Utara, Brigjen Arif menjabat sebagai Komandan Pasukan Brimob II Korbrimob Polri sejak Desember 2022. Ia juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Wakil Komandan Pasukan Gegana Korbrimob Polri. Pengalaman panjang di satuan elite ini menjadikannya sosok yang dianggap tangguh dalam berbagai operasi kepolisian.
Salah satu penugasan penting yang pernah diembannya adalah sebagai Kepala Operasi Madago Raya pada tahun 2022. Operasi keamanan berskala besar itu digelar untuk menangani kelompok bersenjata di wilayah Sulawesi Tengah. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal berharga dalam memimpin wilayah hukum yang memiliki tantangan keamanan kompleks seperti Maluku Utara.
Dalam perjalanan kariernya, Arif Budiman juga pernah menjabat Kapolres Serdangbedagai di Polda Sumatera Utara. Ia tercatat pernah menjadi Komandan Satuan Brimob di sejumlah daerah, antara lain Polda Bangka Belitung, Polda Sumatera Selatan, dan Polda Jawa Barat. Sebelum meniti karier di tingkat nasional, ia juga menjabat Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan.
Selama bertugas di institusi Polri, Brigjen Arif Budiman menerima berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Ksatria Bhayangkara, serta sejumlah Satyalancana Operasi Kepolisian. Penghargaan-penghargaan itu menjadi bukti dedikasi panjangnya di kepolisian.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penguatan organisasi Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Menurut Johnny, Polri terus melakukan regenerasi kepemimpinan agar organisasi semakin adaptif dan profesional.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Artikel Terkait
23 Perwira Polres Naik Pangkat Jadi Brigjen, Kapolri Mutasi 108 Personel
The Jakmania Serahkan Surat Aspirasi ke PSSI soal Pernyataan Marc Klok
Spurs Kalahkan Timberwolves 115-108, Wembanyama Cetak 39 Poin dan Bawa San Antonio Unggul 2-1 di Semifinal Wilayah Barat
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK hingga Katy Perry Meriahkan Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026