MURIANETWORK.COM – Pekan ke-29 Liga 1 musim 2025/2026, persaingan makin panas. Salah satu tim yang mulai menarik perhatian? PSM Makassar. Mereka perlahan bangkit, dan itu bukan sekadar omongan.
Saat ini, PSM bertengger di posisi 14 papan bawah. Koleksi poin mereka sekitar 31. Jujur, itu belum ideal untuk tim sebesar Juku Eja. Tapi, tren terbaru mereka bikin suporter mulai berani bermimpi.
Masih ada beberapa laga tersisa. Peluang buat naik ke papan tengah? Masih terbuka lebar. Asal, konsistensi bisa dijaga sampai akhir. Gampang diucapkan, tapi di lapangan, itu soal lain.
Tren Positif: Ada yang Berubah di Tubuh PSM
Beberapa pertandingan terakhir, PSM menunjukkan peningkatan. Bukan cuma soal skor, tapi cara main mereka. Lebih solid dibanding awal musim yang kacau.
Apa yang berubah? Coba lihat:
- Lini belakang mulai disiplin, jarang kebobolan gol konyol.
- Transisi serangan lebih cepat, nggak lambat kayak dulu.
- Pemain tampil percaya diri, ada gregetnya.
- Strategi asisten pelatih mulai jalan, walau belum sempurna.
Hasil positif di pekan-pekan terakhir bikin kepercayaan diri tim naik drastis. Ini modal penting. Tapi, jangan euforia dulu laga berat masih menanti.
Papan Bawah: Zona Perang, Bukan Tempat Santai
Di papan bawah, sengitnya minta ampun. PSM harus bersaing dengan tim-tim seperti Persijap Jepara, Persis Solo, dan Madura United. Selisih poin tipis banget. Satu kemenangan bisa loncat beberapa peringkat. Tapi, satu kekalahan? Bisa nyeret tim ke zona merah.
Setiap pertandingan jadi hidup-mati. Nggak ada istilah “laga ringan” lagi.
Jalan Terjal di Sisa Musim
Meski tren positif, perjalanan PSM nggak akan mulus. Mereka masih harus hadapi tim-tim kuat. Konsistensi? Itu tantangan terbesar. Main kandang atau tandang, harus sama solidnya.
Ada beberapa hal yang perlu dibenahi:
- Penyelesaian akhir masih kurang tajam. Banyak peluang terbuang.
- Konsentrasi di menit-menit akhir sering hilang. Fatal.
- Kedalaman skuad tipis, apalagi kalau jadwal padat.
Kalau masalah ini bisa diatasi, peluang naik klasemen makin besar. Tapi, itu “jika” besar.
Laga Hidup Mati: vs Bali United
Ujian berikutnya? Lawan Bali United di pekan ke-30. Detailnya:
- Senin, 27 April 2026
- Stadion Kapten I Wayan Dipta
- Kick-off 16.30 WITA
Laga ini diprediksi sengit. Kedua tim butuh poin. PSM mau menjauh dari papan bawah, Bali United mengejar papan atas. Bermain di kandang lawan? Pasti berat. Tapi, kalau menang, ini bisa jadi momentum besar buat melesat.
Suporter berharap yang terbaik. Tapi, sepak bola kadang kejam.
Pemain Kunci dan Dukungan Suporter
Kebangkitan PSM nggak lepas dari kontribusi pemain. Lini tengah mulai stabil, lini depan lebih tajam. Pemain muda juga patut diacungi jempol mereka kasih energi baru. Dukungan suporter setia jadi kekuatan tambahan. Di laga berat kayak lawan Bali United, itu penting banget.
Peluang Naik Klasemen: Masih Ada, Tapi…
Dengan posisi sekarang, PSM masih punya peluang realistis finis di papan tengah. Syaratnya:
- Wajib raih poin di laga penting.
- Jangan terpeleset lawan tim papan bawah.
- Maksimalkan setiap peluang.
Kalau momentum bisa dijaga, bukan mustahil PSM tembus 10 besar di akhir musim. Tapi, itu butuh kerja keras dan sedikit keberuntungan.
Kesimpulan: Pekan ke-29, Titik Balik?
Pekan ke-29 jadi momen krusial. PSM masih di papan bawah, tapi tanda-tanda kebangkitan mulai jelas. Laga melawan Bali United akan jadi penentu. Kalau hasilnya positif, peluang naik klasemen makin terbuka. Para pendukung pasti berharap Juku Eja bisa terus melaju dan tutup musim dengan senyum.
Artikel Terkait
PSG Hajar Angers 3-0, Gol Cepat dan Dominasi Penuh Kokohkan Puncak Klasemen Ligue 1
Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen Usai Kalahkan Newcastle 1-0 Berkat Gol Cepat Eze
Tim SAR Makassar Cari Perempuan 51 Tahun yang Tersesat di Hutan Palopo
Barcelona Kukuhkan Puncak Klasemen Usai Taklukkan Getafe 2-0