Kamis pagi di Desa Tampusu, suasana Sekolah Rakyat tampak berbeda. Kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, beserta rombongan dari pemerintah daerah, menyisipkan energi tersendiri. Ia datang didampingi Sekda Minahasa, Lynda D. Watania, untuk melihat dari dekat proses belajar di sekolah yang terletak di Kecamatan Remboken ini.
Antusiasme terpancar dari wajah para siswa. Wiyagus pun menyapa mereka dengan hangat. Pesannya sederhana tapi mendasar: semangat belajar adalah kunci. Ia mendorong anak-anak untuk serius mengejar cita-cita, memanfaatkan setiap fasilitas yang tersedia di sekolah sebaik mungkin.
“Sekolah yang diinisiasi oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto ini untuk investasi ke depan. Untuk menentukan negara kita tetap survive itu ditentukan oleh adik-adik sekalian. Jadi tetap semangat ya memanfaatkan fasilitas yang ada,”
Menurut Wiyagus, ruang kelas bukan cuma tempat menimba ilmu. Lebih dari itu, ia membentuk karakter. Di sanalah rasa nasionalisme dan cinta tanah air harus ditumbuhkan, sebagai pondasi untuk kemajuan bangsa di masa yang akan datang. Ia mengakui, fasilitas pendidikan sekarang jauh lebih lengkap ketimbang zaman dulu. Nah, itu harus dimaksimalkan.
Di sisi lain, ia juga punya pesan tentang kebersamaan. Proses belajar, baginya, harus diwarnai dengan semangat gotong royong. Para siswa diibaratkannya sebuah keluarga besar yang perlu saling mengisi dan mendukung. Melihat langsung kegiatan di Sekolah Rakyat itu jelas membuatnya senang. Harapannya sih sederhana: agar rasa cinta Tanah Air itu betul-betul tertanam kuat di hati para siswa.
“Tantangan ke depan adik-adik sekalian tidak semakin ringan. Tapi saya yakin dengan pola pembelajaran yang berkualitas seperti ini, yang didukung oleh fasilitas yang lainnya akan melahirkan anak-anak bangsa yang bukan hanya sehat, tapi cerdas dan yang pasti nanti bisa berdaya saing, baik di kancah regional, nasional,”
Kunjungan ke Minahasa ini sendiri adalah bagian dari serangkaian agenda kerja Wiyagus di Sulut. Sebelum menyambangi sekolah, ia lebih dulu memantau Posko Bencana Alam di Kantor Gubernur. Ia juga sempat meninjau korban kebakaran yang dirawat di RSUD Kota Manado.
Agendanya padat. Setelah dari Desa Tampusu, Wiyagus masih menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Bupati Minahasa Utara. Tak lupa, ia mengecek layanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) setempat, serta melihat kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut.
Artikel Terkait
BMKG Minta Warga Pesisir Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan dan Angin Kencang Diprakirakan Terjadi Selasa
Wakil Bupati Bone Inspeksi Mendadak Tanjung Pallette, Pastikan Kebersihan dan Pelayanan Jadi Prioritas
Kiper Muda Belgia Senne Lammens Resmi Dinobatkan sebagai Transfer Terbaik Premier League Musim Ini
Davide Ancelotti Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Lille untuk Musim 2026/2027