Saudi Serukan Kerja Sama Internasional Jaga Stabilitas Selat Hormuz

- Selasa, 24 Maret 2026 | 23:45 WIB
Saudi Serukan Kerja Sama Internasional Jaga Stabilitas Selat Hormuz

Jakarta - Suara tegas datang dari Kediaman Duta Besar Arab Saudi di kawasan Menteng yang asri, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026). Dalam sebuah konferensi pers, Dubes Faisal Abdullah Al Amoudi menyampaikan keprihatinan mendalam negaranya. Intinya: dunia harus bersatu menjaga Selat Hormuz.

Seruan ini muncul bukan tanpa sebab. Ketegangan di kawasan itu memanas setelah serangan-serangan yang dilancarkan Iran. Menurut Faisal, situasi ini sungguh mengkhawatirkan.

"Selat Hormuz itu jalur utama kapal-kapal internasional," ujar Dubes Faisal.

"Setiap gangguan di sana, sekecil apa pun, dampaknya akan terasa besar. Bisa mengguncang ekonomi internasional."

Dia tak main-main. Gangguan di selat sempit yang strategis itu, dalam pandangan Riyadh, benar-benar bisa mengancam arus lalu lintas energi global. Imbasnya? Guncangan ekonomi yang mungkin sulit dihindari.

Di sisi lain, Saudi secara jelas mengecam tindakan Iran. Negeri Kerajaan itu menyebut Teheran telah menargetkan fasilitas-fasilitas vital, termasuk jalur perairan yang jadi urat nadi mobilitas minyak dunia.

"Aksi Iran ini sangat berbahaya," ungkap Faisal dengan nada tegas.

"Tidak cuma untuk negara-negara Teluk saja. Ini ancaman untuk keamanan energi dan stabilitas ekonomi seluruh dunia."

Pesan yang disampaikan jelas dan berulang: kerjasama internasional adalah kunci. Tanpa itu, kekacauan di Selat Hormuz berpotensi memicu efek domino yang luas. Dan semua pihak, tampaknya, harus siap menanggung risikonya.

(bel/maa)

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar