Saat belanja, serahkan uangnya ke mereka untuk membayar sendiri. Pengalaman langsung seperti ini sangat berharga. Anak akan merasakan sendiri konsekuensi dari pilihan yang mereka ambil.
4. Ajarkan Arti Berbagi
Suasana Lebaran kan penuh dengan semangat berbagi. Momen ini tepat banget untuk mengenalkan anak pada zakat, infak, atau sedekah dengan bahasa yang mudah. Misalnya, ajak mereka menyiapkan parcel atau langsung datang ke panti asuhan untuk menyerahkan sebagian uang THR-nya.
Kebiasaan kecil ini, kalau dilakukan terus, bisa menumbuhkan empati dan kepedulian sosial dalam diri anak.
5. Pelan-pelan, Kenalkan Investasi
Kalau jumlah THR yang terkumpul lumayan, orang tua bisa mulai mengenalkan instrumen investasi yang aman dan sederhana. Misalnya, beli emas batangan kecil atau melalui program tabungan emas di bank.
Tapi ingat, orang tua harus paham dulu produk dan risikonya. Jangan asal ikut-ikutan. Pilih yang benar-benar sesuai untuk tujuan jangka panjang anak.
Pada intinya, mengelola uang THR anak itu lebih dari sekadar urusan menyimpan. Ini tentang membangun fondasi kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Dengan pendampingan kita, anak-anak bisa tumbuh jadi pribadi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam mengatur keuangannya sendiri.
(ANN)
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Trump Soal Negosiasi Akhiri Permusuhan
Layanan VIP Tokocrypto Tumbuh 93%, Kontribusi Lebih dari Separuh Volume Trading
Gen Z Beralih ke Soft Saving, Metode Menabung Fleksibel di Tengah Tekanan Ekonomi
Polri Pastikan Lalu Lintas Terkendali Saat Puncak Arus Balik Lebaran