Boyamin Saiman, koordinator MAKI, punya cara unik menyampaikan protes. Ia mengirimkan spanduk bernada satire ke gedung KPK. Spanduk itu berupa piagam penghargaan palsu, yang ditujukan terkait kasus pengalihan status tahanan mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. Di banner itu tertulis jelas: sebuah rekor pengalihan tahanan rumah untuk orang istimewa.
"Hari ini saya mengirim lima banner piagam itu ke KPK," ujar Boyamin kepada awak media, Selasa lalu.
Ia menambahkan, "Selamat ya, atas pemecahan rekor pengalihan penahanan rumah dari MORI. Museum Orang Real Indonesia. Untuk orang istimewa."
Menurutnya, aksi ini dimaksudkan sebagai pengingat keras bagi lembaga antirasuah itu. Langkah KPK mengubah status Yaqut memang telah memantik gelombang kritik di mana-mana. Boyamin merasa publik sudah muak.
"Sekaligus buat mengingatkan KPK, jangan main-main dengan perasaan masyarakat. Mereka ini cerdas, tahu apa yang terjadi. Bukan cuma MAKI yang protes," tegasnya.
Artikel Terkait
Pelatih Soroti Masalah Konsistensi dan Mental Putri Usai Final Swiss Open
Menkominfo Pastikan Layanan Internet Stabil Selama Arus Balik Lebaran 2026
Korlantas Perpanjang Skema One Way Arus Balik Hingga Km 459 Tol Semarang-Solo
Kapolresta Bandung Turun Langsung Atasi Macet Parah di Wisata Pacira Saat Lebaran