“Kami menghimbau seluruh tenaga kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas maupun pustu, apabila merasa tidak aman agar segera mencari tempat yang lebih aman seperti di Kota Sorong atau Manokwari,”
katanya.
Ia juga meminta kepala distrik dan kampung turun tangan. Peran mereka dianggap krusial untuk memastikan para dokter, perawat, dan bidan ini bisa bekerja tanpa rasa was-was yang terus menghantui.
Lantas, kapan semua akan kembali normal? Bernadus menegaskan, itu semua bergantung pada situasi keamanan. Pihaknya menunggu lampu hijau dari aparat dan pimpinan daerah, seperti Bupati dan Sekda, yang menjamin kondisi sudah benar-benar kondusif.
“Layanan kesehatan akan kembali normal setelah ada informasi resmi bahwa kondisi keamanan di Tambrauw sudah kondusif,”
tegasnya.
Di sisi lain, masyarakat setempat diharapkan tetap tenang. Meski rumah sakit dan puskesmas sepi, pertolongan pertama masih bisa diakses walau dengan cara yang sangat tidak biasa. Mereka harus menghubungi tenaga medis yang bersedia melayani dari kediaman pribadi.
Sebuah langkah darurat di tengah darurat. Semoga keadaan segera membaik.
Artikel Terkait
Menkes Imbau Pemudik Istirahat Tiap 3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan
SBY Gelar Halalbihalal di Cikeas, Dihadiri Anies Baswedan dan Yenny Wahid
PMI Buka Lowongan Staf Manajemen Risiko, Pendaftaran hingga 31 Maret 2026
Mantan Penyidik KPK Kritik Pengalihan Tahanan Yaqut: Nasi Sudah Jadi Bubur