Perang belum usai. Begitulah kira-kira inti pernyataan keras dari Mohsen Rezaei, penasihat militer senior Ayatollah Mojtaba Khamenei. Dalam pidatonya yang disiarkan televisi nasional, Senin lalu, Rezaei menegaskan bahwa konflik dengan Amerika Serikat dan Israel akan terus berlanjut. Menurutnya, pertempuran baru akan berhenti jika Iran mendapat kompensasi penuh atas segala kerusakan yang mereka derita.
“Kita melihat bahwa angkatan bersenjata kita melakukan operasi dan aktivitas dengan kuat,” ujar Rezaei dengan nada percaya diri.
“Proyek kepemimpinan kita, dengan pemilihan pemimpin baru, telah berada di bawah kendalinya.”
Namun begitu, ada klaim menarik yang dilontarkannya. Rezaei menyebut bahwa sebenarnya perang ini “pada dasarnya telah berakhir” lebih dari seminggu lalu. Amerika Serikat, katanya, sudah siap menghentikan tembak-menembak dan mencari gencatan senjata. Tapi ada pihak yang ngotot: Benjamin Netanyahu. Perdana Menteri Israel itulah yang didorong-dorong untuk melanjutkan pertikaian.
Artikel Terkait
Polsek Ciracas Fasilitasi Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga Mudik
Dirlantas Polda Metro Jaya Apresiasi PLN Jaga Pasokan Listrik Lancar Saat Lebaran
Menkominfo Akui Nusa Penida Masih Jadi Titik Buta Sinyal
Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 62B dan 52B untuk Antisipasi Arus Balik